Selasa, 10 Juli 2012




Khasiat dan Manfaat TomatTomat, adalah tanaman yang paling mudah dijumpai. Warnanya yang cerah sungguh menarik. Selain kaya vitamin C dan A, tomat konon dapat mengobati bermacam penyakit.
Kalau dirunut sejarahnya, tomat atau Lyopercisum esculentum pada mulanya ditemukan di sekitar Peru, Ekuador dan Bolivia. Di Prancis, tomat dinamakan ‘apel cinta’ atau pomme d’amour. Dikatakan sebagai apel cinta, karena tomat diyakini mampu memulihkan lemah syahwat dan meningkatkan jumlah sperma serta menambah kegesitan gerakannya.
Tomat juga banyak digunakan untuk masakan, seperti sup, jus, pasta, dllnya. Rasanya yang sedikit asam bahkan membuat selera makan meningkat. Lebih jauh menurut penelitian DR. John Cook Bennet dari Wiloughby University, Ohio, sebagai orang pertama yang meneliti manfaat tomat, pada November 1834, menunjukkan bahwa tomat dapat mengobati diare, serangan empedu,gangguan pencernaan dan memulihkan fungsi lever. Peneliti lain dari Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, juga berhasil menemukan manfaat tomat lainnya. Menurutnya, gel berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.
Tomat, semakin merah semakin banyak khasiatnya.Hal ini juga diakui oleh dokter gizi, Dr. Leane Suniar Manurung, MSc. Melihat khasiat tomat begitu banyak, maka tomat baik dikonsumsi siapapun sejak usia dini. “Apalagi tomat juga timggi kandungan vitamin C dan vitamin A, yang bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.” Tapi tomat seperti apa yang baik dikonsumsi? Jika melihat dipasaran, kita bisa menemukan tomat dengan dua warna, yakni warna merah dan hijau. Perbedaan warna ini menunjukan kandungan vitaminnya. Menurut Leane, tomat yang baik dikonsumsi adalah tomat merah. Tomat berwarna merah mengandung vitamin C dan vitamin A lima kali lebih banyak dibandingkan dengan tomat hijau. Semakin matang tomat, semakin kaya kandungan vitaminnya. “Karena itu anak kecil sebaiknya dibiasakan banyak makan tomat merah. Ini penting untuk kesehatan matanya,” ujar Leane. Jadi, tak pelu ragu memberi si kecil tomat. Sejak usia 6 bulan, seorang anak mulai dibiasakan memakan tomat yang dicampur dengan sayuran lainnya.

Menghancurkan Radikal Bebas

Dalam pigmen warna merah pada tomat, mempunyai nilai lebih lainnya. Warna merah pada tomat lebih banyak mengandung lycopene, yaitu suatu zat antioksidan yang dapat menghancurkan radikal bebas dalam tubuh akibat rokok, polusi dan sinar ultraviolet. Selain itu, belakangan diketahui lycopene juga berkhasiat membantu mencegah kerusakan sel yang dapat mengakibatkan kanker leher rahim, kanker prostat, kanker perut dan kanker pankreas. “Memang lycopene tidak hanya ditemukan pada tomat, tetapi juga pada anggur merah, semangka dan pepaya. Namun, lycopene yang paling banyak terdapat pada tomat.” terang Leane.
Untuk mendapat khasiatnya, terutama untuk orang dewasa, lanjut Leane tomat sebaiknya dimakan setiap pagi sebanyak satu atau dua buah. Rasa asam pada tomat berasal dari kandungan asam sitrat menyebabkan tomat terasa segar, sehingga dapat menambah nafsu makan. Rasa asam ini sangat baik dokonsumsi saat kita mengalami mual atau dikonsumsi oleh para wanita yang mengalami PMS (Pre Menstrual Syndrome). Jika tak kuat dengan rasa masamnya, terutama untuk yang yang memiliki penyakit maag, Leane tak menyarankan mengkonsumsinya walapun dalam bentuk jus yang sudah ditambah gula, sebab akanmemperburuk kondisi penyakit.

Diolah, Menjadi Lebih Baik

segarnya buah tomatBerbeda dengan sayuran lainnya yang lebih bermanfaat jika dimakan mentah-mentah, ternyata tomat lebih baik dicampur dengan masakan atau dihancurkan sebelum dimakan. Para peneliti menemukan lycopene yang dikeluarkan pada tomat tersebut lebih banyak dibandingkan dengan tomat yang langsung dimakan tanpa diolah terlebih dahulu. Sayangnya, meskipun kandungan lycopennya berlimpah, pasta tomat dan saus tomat yang dijual dipasaran sudah banyak dibubuhi bahan tambahan makanan seperti pewarna atau pengawet sintetis. Bahan tambahan ini justru merangsang munculnya banyak radikal bebas yang memicu kanker.

Manfaat Tomat :

  • Membantu menurunkan resiko gangguan jantung.
  • Menghilangkan kelelahan dan menambah nafsu makan.
  • Menghambat pertumbuhan sel kanker pada prostat, leher rahim, payudara dan endometrium.
  • Memperlambat penurunan fungsi mata karena pengaruh usia (age-related macular degeneration).
  • Mengurangi resiko radang usus buntu.
  • Membantu menjaga kesehatan organ hati, ginjal, dan mencegah kesulitan buang air besar.
  • Menghilangkan jerawat.
  • Mengobati diare.
  • Meningkatkan jumlah sperma pada pria.
  • Memulihkan fungsi lever.
  • Mengatasi kegemukan.
- – - – - – - – -
Sudahkah kita konsumsi tomat hari ini …?

7 Manfaat Buah Semangka



Semangka dipercaya berasal dari gurun Kalahari, Afrika.
Menurut para peneliti, buah ini pertama kali dipanen 5000 tahun yang lalu di Mesir dan menurut kepercayaan nenek moyang saat itu, buah ini terpakai untuk penguburan raja-raja agar roh mereka mendapat nutrisi di alam baka. Dan dari sanalah semangka dibawa keliling ke negara-negara di dunia. Hari ini, kita tahu bahwa yang sudah dikubur jelas tidak bisa lagi menikmati nutrisi semangka.
 Kitalah yang berhak menikmati lezatnya dan betapa bergizinya buah yang satu potongnya sama fungsinya dengan segelas air tersebut. Tapi ingat, ketika mengkonsumsi semangka, bagian hijau dekat kulitnya ialah bagian terpenting yang harus ikut anda makan selain warna merah/kuningnya saja.
Apa saja fungsi semangka?
1. Jika anda sedang diet, maka semangka adalah teman baik anda. Buah ini bebas lemak dan memiliki kombinasi kadar gula terbatas dan kadar air berlimpah. Apalagi, buah yang satu ini bersifat cepat mengenyangkan di dalam lambung.
 2. Semangka sangat baik bagi pengidap hipertensi. Kandungan air dan kaliumnya yang tinggi bisa menetralisasi tekanan darah.
 3. Semangka juga mempergiat kerja jantung
 4. Antioksidannya termasuk betakaroten dan vitamin C membantu sel-sel tubuh tetap sehat.
 5. Semangka juga berfungsi untuk merangsang keluarnya air seni lebih deras sehingga sangat baik untuk mereka yang mengalami gangguan buang air kecil.
 6. Semangka bisa dipakai untuk menurunkan demam
7. Semangka bisa mencegah sariawan dengan ampuh
 Apa benar semangka adalah buah anti kanker? Semua berawal dari likopen. Likopen salah satu komponen karotenoid seperti halnya betakaroten. Tapi diibandingkan antioksidan lainnya, seperti vitamin C dan E, kekuatan likopen dalam memerangi radikal bebas jauh lebih ampuh. Radikal bebas berlangsung tak terkendali, baik karena pola makan yang kacau, polusi atau pikiran negatif, kekebalan tubuh akan menurun. Akibatnya ya berbagai macam penyakit dan kulit tubuhpun menjadi kering, suram, dan kendur. Dengan likopen yang terdapat dalam semangka, radikal bebas bisa langsung lumpuh! Likopen inilah yang mampu menumpas bibit kanker. Banyak makan semangka, bahkan setiap hari pun tak masalah, justru dapat menyusutkan risiko kanker mulut rahim dan kanker pankreas pada wanita. Terhadap kanker pencernaan, likopen semangka mampu mencegahnya hingga risikonya berkurang separuhnya, seperti kanker rongga mulut, kanker kerongkongan, kanker lambung, kanker usus besar, kanker anus. Begitu pula dengan kanker prostat. Wah! Selain itu, likopen berguna untuk membuat wajah tampak bercahaya, tampak segar dan lebih muda. Bagi lansia, semangka tidak hanya membantu memulihkan gangguan kesehatan lebih cepat, namun juga membantu meningkatkan kemampuan mental dan ketajaman daya ingat. Semangka disebut BUAH KUAT untuk pria, benarkah?? Likopen dalam semangka juga menyumbangkan kasiat khusus untuk pria menikah. Buah ini bisa meningkatkan kesuburan dan membantu membangkitkan gairah seksual pria. Bagi mereka yang rindu punya keturunan, buah ini juga bisa sangat membantu. Percaya atau tidak, penelitian menunjukkan bahwa senyawa sitrulin dalam semangka, memiliki efek afrodisiak yang sama hebatnya dengan viagra, tapi sama sekali tanpa efek samping.
Mau coba? Semangka lokal berbiji, semangka tanpa biji, semangka kuning, semangka merah, semangka impor, semangka bulat, semangka lonjong, atau varietas yang manapun itu, semangka tetap buah unggul dan berkhasiat tinggi! Jadikan buah ini sebagai kado cinta anda untuk keluarga.
Aman dinikmati seberapa pun anda suka dan segarnya pun tiada tara.

Manfaat Pepaya Untuk kecantikan Kesehatan




Begitu banyak manfaat yang tidak diperoleh bagi mereka yang tidak suka dengan buah pepaya. Sebab, buah yang memiliki banyak biji ini merupakan buah yang paling "berharga". Meskipun rasanya tidak terlalu digemari, tetapi mungkin dengan mempertimbangkan manfaat kesehatan yang ditawarkan, pepaya layak dilirik untuk dikonsumsi sebagai makanan wajib.


Dalam pepaya terkandung beragam nutrisi penting yang berguna bagi tubuh. Pepaya dikenal merupakan sumber yang baik dari papain, sejenis enzim yang berfungsi membantu tubuh untuk mencerna protein. Dalam pepaya juga terkandung vitamin A, vitamin C, beta-karoten, mineral esensial, serat alami, serta beberapa enzim lain, seperti arginine dan carpain.


Berikut adalah manfaat pepaya bagi kesehatan:


1. Perawatan Kulit dan Rambut

Pepaya sangat bermanfaat untuk kulit. Pepaya atau jus pepaya dapat diaplikasikan untuk mencegah dan menyembuhkan gangguan-gangguan kulit, seperti jerawat, kutil, dan luka bakar. Pepaya merupakan agen pengelupas yang sangat baik, menghilangkan kulit mati, dan membuat kulit tampak bercahaya. Pepaya juga dapat menghilangkan bintik hitam dan noda pada wajah. Jika sering digunakan, pepaya dapat mengembalikan warna asli kulit yang sebelumnya berubah akibat sinar matahari. Oleh karena itu, pepaya sering dijadikan unsur penting dalam banyak krim pemutih dan masker. Antioksidan yang dikandung pepaya juga dapat memperlambat penuaan dan memberikan warna kulit yang cerah. Pepaya juga bagus untuk kesehatan rambut karena dapat membantu mencegah timbulnya ketombe.


2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Vitamin A dan C serta beta-karoten yang terkandung di dalam pepaya mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, terutama bagi mereka yang sering terkena serangan pilek, batuk, dan flu.


3. Anti Peradangan

Protein-enzim pencernaan yang dimiliki pepaya (papain dan chymopapain) membuatnya menjadi anti-inflamasi yang baik. Selain itu, vitamin A dan C serta beta-karoten juga efektif dalam mengobati peradangan. Oleh karena itu, pepaya adalah buah yang baik bagi penderita asma, osteoarthritis, dan rheumatoid arthritis.


4. Kesehatan Pencernaan

Pepaya adalah bantuan yang sangat baik untuk pencernaan. Protein dan papain yang ada di dalam pepaya merupakan enzim pencernaan yang membantu proses pencernaan dan mencegah sembelit dengan alami. Jus pepaya membantu menghilangkan nanah, infeksi, dan lendir di dalam saluran pencernaan. Sekali waktu, cobalah untuk mengonsumsi pepaya selama tiga sampai empat hari, karena dapat membantu membersihkan perut dan usus serta bekerja sebagai tonik. Para pakar juga mengatakan bahwa serat yang ada pada pepaya membantu mengikat racun penyebab kanker di usus besar dan mencegah mereka (racun-racun) untuk pergi mendekati sel-sel yang masih sehat di usus besar. Folate pepaya, vitamin C, beta-karoten, dan vitamin E juga bekerja sama dalam mencegah timbulnya kanker.


5. Mencegah Penyakit Jantung

Pepaya dipercaya efektif dalam mencegah atherosclerotic dan penyakit jantung akibat diabetes. Konsentrasi dari pro-vitamin, carotenoid phytonutrients, yang dikandung oleh pepaya juga membantu dalam pencegahan. Nutrisi-nutrisi ini membantu mencegah oksidasi kolestrol sehingga mencegah terjadinya penumpukan di dinding arteri dan, dengan begitu, plak berbahaya yang menyebabkan timbulnya serangan jantung dan stroke dapat terhindari. Serat pepaya juga mampu membantu menurunkan kadar kolestrol LDL (kolestrol jahat). sumber;tribunnews.com